Selasa, 15 September 2015

Laporan Praktikum Mesin Listrik

LAPORAN PRAKTIKUM
“MOTOR ARUS SEARAH”
MK. PRAKTEK MESIN LISTRIK




Oleh :
Kelompok 4

Fika F. Sambur            (13 211 033)
Jany Moningka            (13 211 036)
Vionly Lumunon         (13 211 002)



PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTO
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MANADO
2015



1.      DASAR TEORI

                    Motor arus searah adalah mesin kolektor arus searah yang merubah energi listriK
       menjadi energi mekanik dengan prinsip induksi elektromagnetik. Gambar di bawah merupkan
       rangkaian motor arus searahberpenguat terpisa.

Mesin arus searah pada dasarnya sama dengan mesin arus bolak-balik, hanya pada mesin arus searah dilengkapi dengan komutator yang berfungsi mengubah tegangan bolak-balik menjadi searah.


2.    ALAT-ALAT YANG DIGUNAKAN
·         1 Motor Arus Searah
·         1 Modul Power Supply
·         Modul Field Rheostat 600 _, 225 W
·         2 Modul DC Voltmeter/Amperemeter
·         1 Modul DC Breaker 220 Vdc, 30 A

3.    TAHAP MENJALANKAN DAN PEMBEBANAN MOTOR
a.       Start Motor
·         Perhatikan rating motor yang diuji (tegangan masuk, arus jangkar, arus penguat dan tegangan penguat).
·         Perhatikan rating generator yang merupakan beban motor (tegangan, arus jangkar, arus penguat, tegangan penguat, dan kopel).
·         Naikkan saklar ke posisi ON pada modul power supply.
·         Atur field rheostat sampai diperoleh A1 (Ip) maksimum.
·         utar pengatur tegangan modul power supply secara perlahan sampai tegangan tertentu dimana V1 (V) dibawah nilai 220 V.
·         Turunkan nilai A1 sampai nilai tertentu dibawah nilai 0,47 A.
·         Motor berputar dalam keadaan beban nol.

b.      Mengatur Putaran Motor
·         Perhatikan putaran motor.D
·         Dengan mengatur V1 dari modul power supply dan A1 dapat ditentukan putaran motor yang diinginkan.

c.        Pembebanan Motor
·         Beban motor adalah generator arus searah.T
·         ahanan beban Rb pada posisi maksimum.
·         Naikkan tuas DC breaker ke posisi 1.
·         Dengan mengatur Rb mulai posisi maksimum, maka motor dibebani dari keadaan beban nol sampai beban nominal.

d.       Mematikan Motor
·       Turunkan tuas DC breaker ke posisi 0.
·       Atur field rheostat sehingga A1 menunjukan nilai maksimum.
V Atur pengatur tegangan modul power supply sehingga V1 menunjukan nilai 0.

4.    TABEL ISIAN

No.
n (Speed)
Ip (Arus penguat)
V
1.



2.



3.



4.



5.





5.    GRAFIK


6.    KESIMPULAN



Tidak ada komentar:

Posting Komentar